Aikido di Bekasi [Part 2]


Lama banget gak ngoprek blog dan posting tentang aikido berikut perkembangan dojonya dibekasi, Maaf kalo ada komen2 yang belum sempat dibalas di Artikel sebelumnya, karena kesibukan yang baru (Kuliah, Kerja, Ngajar :D)

Alhamdulillah dari segala tulisan yang sudah tercurah disini satu persatu jadi kenyataan (Maaf curhat bentar…), All right, kembg ali ke Aikido untuk sahabat aikidoka dimanaopun berada…

Dalam waktu dekat, informasi Dojo Aikido yang maish aktif akan dipernaharui di blog ini, yang pertama akan searching cantik dulu via online, kemudian koordinator masing-masing dojo  akan dihubungi satu per satu ( Rajin bgt yah :p).

Ehem, Dengan niat dan ilmu yang dimiliki, rencananya mau buat website khusus tentang aikido di Indonesia, but, masih rencana, mudah-mudahan kalau ada waktu bisa terealisasi.

nanti artikelnya dilanjutkan, semangat aikidoka, tebarkan cinta, walaupun single (Loh??)

Setelah Menempuh Studi Magister, Kemanakah raga ini ?


Sebuan sudah menjadi dosen, hal-hal baru didapatkan, ada enaknya, plus sama tidak enaknya, karena memang passion, selama ini oke-oke saja menjalaninya, Alhamdulillah, impian menjadi dosen yang sudah diimpikan sejak menempuh S1 ini terwujud🙂. Setelah lulus S2, jika memungkinkan, jika Allah menghendaki, dan memang jika prosedurnya memungkinkan, ingin trus mengajar di Perguruan Tinggi dan Sekolah Menengah Atas. Meskipun hal ini kurang diterima kedua orang tua, akan terus berusaha mewujudkan impian ini, ingin melihat hasilnya, apakah memang layak menjadi pengajar SMA? Atau Allah SWT punya rencana lain ? Hanya Allah yang maha mengetahui

Lama Studi S2 Tetep 2 Tahun Kok, Why ??


Tahun lalu, gempar berita mengenai masa studi S1 menjadi 5 tahun saja, dan lama studi S2 menjadi minimal 4 tahun. Saya sempat terkejut bahwa lama studi S2 menjadi lebih lama, sehingga mengurungkan niat untuk melanjutkan studi S2. Tak Lama kemudian, turun klarifikasi dari permendikbud yang menjelaskan distribusi SKS, yang dititikberatkan pada penulisan thesis. Sehingga, dalam waktu 2 tahun pun tetap bisa menyelesaikan studi S2. Namun, bobot SKS Tesis yang semula berkisar 6-8 SKS naik menjadi 20 SKS, turut menambah waktu penelitian hingga satu tahun atau lebih. Sehingga Prediksi lulus sekitar 2.5 – 3 tahun.

Mereview Mekanisme Program Fast Track


Fast Track, yaitu alias keren dari program akselerasi  studi yang biasanya diadakan pada jenjang S1 dan S2. Program ini pun umunya sudah disatukan dengan beasiswa, dari kampus, maupun dari pihak beasswa unggulan. Bagi yang punya semangat tinggi untuk belajar dan meneliti, berikut ini terdapat penjelasan dari berbagai bentuk program Fast Track.

1. Program Akselerasi S1

Standar kelulusan S1 rata-rata dalam waktu 4-4.5 tahun. Di program akselerasi, kelulusan dapat ditempuh hanya dalam waktu 3 – 3.5 tahun. Untuk program reguler pun, sudah bisa melakukan ‘akselerasi’ sendiri dengan strategi pengambilan Full SKS tiap semesternya.

2. Join program (Sarjana-Magister)

Progam tersebut dikenal di kampus sendiri, dulu saya pernah mendapat kesempatan mengikuti seleksi program ini yang mempunyai benefit dalam waktu 4.5 tahun akan mendapatkan gelar Sarjana + Magister, dengan komposisi S1 selama 3.5 tahun + S2 selama 1 tahun.

3. Pengambilan SKS S2 saat masa studi S1

Saat masuk ke semester 7 dan semester 8, mahasiswa dapat mengambil mata kuliah wajib S2  jika memenuhi kriteria tertentu (misal IPK / TOEFL memenuhi angka tertentu), sehingga selepas semester 8, mahasiswa hanya mengambil sisa SKS dan fokus mengerjakan tesis dalam waktu 1 tahun.

4. Pure Fast Track Jenjang S2

Tidak seperti point nomor 3. Program ini terpisah dari studi S1, yang dimana setelah lulus S1, mahasiswa memulai studi S2 tanpa matrikulasi. 1 semester berjalan selama kurang lebih 4 bulan. Sehingga lama studi program tersebut berlangsung sekitar 1.5 tahun.

Bagaimana, anda tertarik bukan ?

Perasaan VS Logika


P : ”masih sayang, sepertinya harus ngajak balikan deh”
L : ”Meskipun masih masih sayang, ngajak balikan tetep haram hukumnya”

P : ”Kabarnya gimana ya? pengen ketemu deh”
L : ”sudah tidak penting lagi kabarnya dia seperti apa, ketemuan? Nggak deh”

P: ”masih merasa dia cocok dan layak”
L : ” Masih banyak yang lebih baik tentunya ”

P : ” Penampilan dan sikap yang lebih baik ini untuk dia, berharap bisa balikan”
L : Penampilan dan sikap terbaik untuk siapapun! Tentunya, pasti mendapat yang lebih baik dari dia!”

Lagu yang selalu didengar saat bikin PI / Tugas Akhir


1. Marsya – Tegar
Lagu ini sering gue denger berulang ulang saat awal2 penulisan BAB 1, dimana suasana hati sedang galau, cemas PI gak bakalan kelar tepat pada waktunya, karena judul PI yang gue buat ini adalah rekomendasi dari dosen dan gue setuju mengikutinya, lagu ini gue setel dengab volume 80% saat ngerjain BAB 1 yang lumayan rumit waktu itu

2. Nothing gonna changes my love for you
Sebenernya lagu ini udah sering gue denger dari setahun yang lalu, tapi acapkali lagu ini sering gue puter berkali kali saat gue ngerjain BAB 2, karena pada saat itu, sebelum tatap muka PI dimulai , gue lagi suka sama someone, dan ingin berusaha lebih dekat, namun setelah tatap muka PI pertama kali yang bikin gue stress berat untuk nentuin judul, gue juga mati rasa dan jatuh cinta hilang sudah. Kemudian saat gue ngerjain bab 2 , gue inget lagi sama someone yang gue suka sebelumnya sebelum someone yang gue bahas diatas. Rasa ini memang sudah ada sejak kelas 3 SMA, namun masih abstrak. Itulah alasan gue denger lagu ini.

3. Yiruma collection
Lagu ini berisi instrument semua, sarat melankolis dan keheningan. Gue setel lagu ini satu album penuh saat ngerjain BAB 3 Tepatnya saat menulis tahap perancangan, tujuannya biar gue betah dan menangkan otak biar tetep fresh selama ngetik.

4. Akibat Pernikahan Dini
Nah, lagu ini gue denger setelah munculnya sinetron akibat pernikahan dini. Gue sering denger lagu ini biar tetep happy dan gak bosen saat menulis 2 pembahasan terakhir di BAB 3, dan pada saat tahap pembuatan video pada aplikasi, video yang dimaksud oleh DP belum ditemukan, sehingga untuk sementara waktu , gue masukin video clip akibat pernikahan dini di aplikasi android gue.

5. Salahkah aku mencintaimu – Ratu
Lagu ini gue denger saat merevisi BAB 1 dan BAB 2, sembari mengingat someone yang disana yang sedang sibuk juga

6. Afgan – Jodoh pasti bertemu
Ini sebagai lagu penutup ketika menyelesaikan BAB IV, yaitu mengambil kesimpulan dari perancangan aplikasi