Seni Dan Budaya Daerah Bali


Budaya Bali sangat kaya akan seni tembang dan karawitan.Selain yang  diwariskan oleh leluhur, karya-karya baru masih terus bermunculan. Baik yang klasik maupun kontemporer. Tidak akan habis jika pembicaraan fikembangkan hingga mencakup lagu-lagu pop Bali.  Suara yang baik dan indah memberi kekuatan kepada jiwa, menenteramkan galau dan kegelisahan hati, membersihkan perasaan dari prasangka buruk dan menerangi kalbu.

Drama dan tari tidak dapat dipisahkan. Keduanya bagaikan dua warna permukaan daun sirih, punya rasa dan aroma yang sama. Budaya Bali mempunya ragam kesenian Drama dan Tari yang cukup banyak. Ini menunjukkan bahwa budaya kita sangat beradab. Drama dan tari penuh dengan simbol-simbol. Baik simbol dari kehidupan nyata maupun simbol kehidupan alam lain dan mimpi-mimpi. Hanya peradaban manusia yang mengerti arti simbol. Simbolisme yang digambarkan oleh para seniman drama dan tari di Bali sangat komunikatif. Tidak hanya menghibur hati, tetapi dapat memberikan pedoman yang mudah dicerna tentang benar dan salah, tentang baik dan buruk. Drama dan tari tidak hanya menghubungkan nalar dan rasa antar manusia, tetapi juga menghubungkan alam sekala dan niskala manusia secara harmonis dan estetis. Mengalir terus dipenuhi dengan inovasi baru yang tak pernah terbendung.

UNSUR – UNSUR BUDAYA

A. BAHASA
Umumnya memakai bahasa Bali dan Indonesia, sebagian besarnya adalah bilingual atau bahkan trilingual. Bahasa Inggris adalah bahasa ketiga dan bahasa asing utama bagi  kebutuhan industri pariwisata.

B. PENGETAHUAN
Banjar atau bisa disebut sebagai desa adalah suatu kesatuan sosial yang didasarkan atas kesatuan wilayah. Kesatuan social tersebut diperkuat oleh kesatuan adat dan upacara keagamaan.
C. TEKNOLOGI
Masyarakat Bali telah mengenal dan berkembang system pengairan yaitu system subak yang mengatur pengairan dan penanaman di sawah-sawah. Dan mereka juga sudah mengenal arsitektur yang mengatur tata letak ruangan dan bangunan yang menyerupai bangunan Feng Shui.

E. RELIGI
Agama yang di anut oleh sebagian orang Bali adalah agama Hindu sekitar 95%, dari jumlah penduduk Bali, sedangkan sisanya 5% adalah penganut agama Islam, Kristen, Katholik, Budha, dan Kong Hu Cu.

NILAI-NILAI BUDAYA
1. Tata krama : kebiasaan sopan santun yang di sepakati dalam lingkungan pergaulan antar manusia di dalam kelompoknya.
2. Nguopin : gotong royong.
3. Ngayah atau ngayang : kerja bakti untuk keperluan religi.
4. Sopan santun : adat hubungan dalam sopan pergaulan terhadap orang-orang yang berbeda sex.

Fikri Fadlillah

Rerferensi :

http://de-kill.blogspot.com/2009/04/sekilas-budaya-bali.html

http://www.babadbali.com/seni/karya.htm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s